Wakil Bupati Solok, H. Candra pada Rapat Pematang Pra Peninjauan Pembangunan Akses Jalan di Area Konservasi (3/11)
Solok, Berita Merdeka Online – Pemerintah KabuoatennSolok Solok terus mematangkan rencana untuk membuka akses jalan di kawasan konservasi. Langkah itu dibahas dalam rapat koordinasi pra peninjauan di Ruang Setda Kabupaten Solok, Jumat, 3 November 2023. Rapat dipimpin Keoala Dinas PUPR, Effia Vivi Fortuna, dan dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, sejumlah OPD, KSDA Bukit Barisan, camat, serta wali nagari terkait.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan fasilitasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan jalan yang sebelumnya sudah disampaikan Pemkab Solok ke BKSDA Sumbar pada 10 Oktober 2025 lalu.
“Enclave Paninggahan luasnya sekitar 980 hektare. Lokasi itu akses jalannya masuk kawasan suaka margasatwa. Maka setiap proses pembangunan jalan harus mengikuti aturan Kementerian Kehutanan,” kata Vivi.
Menurut Vivi, Pemkab Solok juga sudah berkoordinasi dengan Direktorat KSDAE Kementerian Kehutanan RI di Bogor. Dasar hukumnya mengacu Pasal 43 PP 28/2011 jo PP 108/2015, yang memungkinkan adanya kerja sama pembangunan dalam kawasan konservasi untuk kepentingan strategis.
Ada lima ruas yang diusulkan masuk PKS:
• Paninggahan – Gagoan
• Aie Lasi – Kandang Beo
• Jambak – Ujuang Ladang
• Simpang SKB Saniang Baka – Kandang Beo
• Tarusan – Jambak
Sementara itu, Wabup Solok, Candra menyebut akses jalan ini diperlukan, terutama untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan bibit kopi seluas ±2.000 hektare di Paninggahan. Namun ia menegaskan prosedur tetap wajib dilalui.
“Strategis iya, tapi tetap tidak boleh keluar jalur. Semua harus ikut aturan,” ujarnya.
Dinas PUPR menyatakan sudah menyiapkan draft PKS dan tengah merampungkan dokumen teknis seperti peta citra satelit, peta lintasan, risalah kawasan hutan hingga dokumen lingkungan (AMDAL/UKL-UPL/SPPL).
Candra juga meminta agar tahapan lapangan segera dijadwalkan, termasuk tracking rute serta foto jalur dari drone.
Selain itu, Pemkab akan memanfaatkan dukungan KPHL Bukit Barisan untuk membantu proses rekomendasi izin pinjam pakai kawasan hutan ke Gubernur Sumbar.

Wakil Bupati Solok, H. Candra pada Rapat Pematang Pra Peninjauan Pembangunan Akses Jalan di Area Konservasi (3/11)
“Ini harus ditargetkan rapi. Administrasi kuat dulu, baru jalan,” pungkasnya. (Ikhsan)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan