‎Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Bengkulu turut ambil bagian dalam Kirab Merah Putih yang digelar di Bumi Merah Putih, Bengkulu, Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat persatuan dan nasionalisme di tengah masyarakat.

Plt. Ketua PPM Provinsi Bengkulu, Hj. Tien Syafrudin, menyampaikan bahwa kegiatan kirab ini menjadi momen penting bagi generasi muda, khususnya anggota PPM, untuk terus mengingat dan meneladani perjuangan para pahlawan bangsa.


‎Kirab Merah Putih ini memiliki makna istimewa bagi masyarakat Bengkulu. Pasalnya, wilayah ini dikenal sebagai tempat lahirnya Ibu Fatmawati, penjahit bendera pusaka merah putih yang dikibarkan pada Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.

‎Plt. Ketua PPM Provinsi Bengkulu, Hj. Tien Syafrudin, menyampaikan bahwa kegiatan kirab ini menjadi momen penting bagi generasi muda, khususnya anggota PPM, untuk terus mengingat dan meneladani perjuangan para pahlawan bangsa.

‎“Bagi kami di Pemuda Panca Marga, kirab ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah upaya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa, terutama di tanah kelahiran penjahit bendera merah putih, Ibu Fatmawati,” ujarnya.

‎Kirab dimulai dari Rumah Fatmawati yang kini menjadi museum sejarah dan berakhir di Benteng Marlborough, peninggalan kolonial Inggris yang menjadi salah satu ikon Kota Bengkulu. Rute kirab melibatkan peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga aparat TNI-Polri. Sepanjang perjalanan, peserta membentangkan bendera merah putih raksasa sambil diiringi yel-yel semangat perjuangan.

‎Menurut Hj. Tien Syafrudin, keberadaan PPM dalam kirab ini adalah bentuk komitmen menjaga nilai-nilai luhur perjuangan para pejuang kemerdekaan yang telah diwariskan kepada generasi penerus. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

‎Kirab Merah Putih di Bumi Merah Putih ini tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga menjadi simbol persatuan bagi seluruh elemen masyarakat Bengkulu. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan nilai-nilai patriotisme akan terus terpelihara dari generasi ke generasi.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.