Blitar, beritamerdekaonline.com — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Blitar menggelar kegiatan kenaikan tingkat dari sabuk hijau ke sabuk putih gelombang pertama tahun 2026 pada Minggu (25/1/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan siswa dari berbagai ranting di wilayah Kabupaten Blitar dan berlangsung dengan tertib, aman, serta penuh khidmat.

Kenaikan tingkat tersebut merupakan tahapan penting dalam proses pembinaan berjenjang bagi calon warga PSHT. Sebelum mengikuti ujian, para peserta telah menjalani latihan rutin, pembekalan mental, serta evaluasi kemampuan fisik dan teknik sebagai syarat kelulusan.

Ketua PSHT Cabang Kabupaten Blitar, Tugas Manggolo Yudho Dili Prasetiono, dalam sambutannya menegaskan bahwa kenaikan sabuk bukan sekadar simbol peningkatan jenjang, melainkan amanah moral bagi setiap siswa untuk menjaga marwah organisasi.

Kenaikan tingkat sabuk hijau ke sabuk putih PSHT Kabupaten Blitar 2026
Ratusan siswa PSHT Kabupaten Blitar mengikuti prosesi kenaikan tingkat sabuk hijau ke sabuk putih gelombang pertama tahun 2026.

“Kenaikan ke sabuk putih adalah awal tanggung jawab yang lebih besar. Kami berharap seluruh siswa mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, menjaga sikap, serta mengamalkan ajaran Setia Hati dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, PSHT tidak hanya membina kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk karakter pesilat yang berakhlak, berdisiplin, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama serta penyampaian pesan moral dari para sesepuh PSHT. Para peserta diingatkan untuk tetap rendah hati, menjaga ketertiban, serta tidak menyalahgunakan kemampuan pencak silat di luar kepentingan positif.

Panitia pelaksana memastikan seluruh kegiatan dilaksanakan sesuai prosedur organisasi dengan pengamanan internal yang ketat. Seluruh peserta diwajibkan mematuhi tata tertib baik selama acara berlangsung maupun setelah kegiatan selesai.

Selain sebagai agenda rutin organisasi, kenaikan tingkat ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga dan siswa PSHT se-Kabupaten Blitar. Antusiasme peserta terlihat dari kedisiplinan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PSHT Kabupaten Blitar berharap dapat terus mencetak generasi pesilat yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan memiliki integritas sosial. Organisasi berkomitmen untuk terus berperan aktif menjaga persatuan, ketertiban, dan kedamaian di tengah masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti konsistensi PSHT Kabupaten Blitar dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang sarat nilai moral dan kebangsaan. (Marlinton)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.