KABUPATEN SEMARANG, Berita Merdeka Online — Penyempurnaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Misri di Dusun Banjari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus dikebut. Setelah bagian bangunan dan halaman ditata, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama warga kini memberikan sentuhan akhir melalui pemasangan lampu hias, Rabu (12/8/2026).
Lampu dipasang pada bagian rumah yang telah dipersiapkan. Penempatannya dilakukan secara teliti agar kabel dan perangkat terlihat rapi sekaligus menghasilkan pencahayaan yang nyaman ketika malam tiba.
Meski terlihat sederhana, pemasangan lampu hias memberikan perubahan cukup besar pada suasana rumah. Cahaya yang nantinya menerangi bagian depan hunian diharapkan membuat rumah Pak Misri semakin nyaman sekaligus memberikan kesan lebih indah.
Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari tahap penyempurnaan setelah sejumlah bagian rumah, mulai dari dinding, plafon, teras hingga halaman, selesai ditata.
Satgas TMMD bersama warga Banjari kembali menunjukkan semangat gotong royong. Setiap detail diperhatikan agar hasil rehabilitasi tidak hanya memenuhi aspek kelayakan, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat.
Bagi keluarga Pak Misri, perubahan rumah tersebut tentu memiliki arti besar. Hunian yang sebelumnya membutuhkan banyak pembenahan kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak, bersih dan nyaman.
Pemasangan lampu hias juga melengkapi suasana lingkungan yang sebelumnya telah dipercantik dengan pemasangan umbul-umbul. Jika pada siang hari warna-warni umbul-umbul membuat halaman tampak semarak, maka pada malam hari cahaya lampu diharapkan menghadirkan nuansa hangat.
Proses rehabilitasi RTLH tersebut menjadi salah satu gambaran nyata manfaat TMMD bagi masyarakat. Bukan hanya memperbaiki bangunan, program ini juga menghadirkan kebersamaan antara prajurit TNI dan warga dalam setiap tahapan pekerjaan.
Dari pekerjaan konstruksi hingga sentuhan kecil berupa lampu hias, seluruh proses dikerjakan dengan perhatian dan kepedulian.

Kini, rumah Pak Misri semakin mendekati wajah akhirnya. Bangunan yang lebih kokoh, halaman yang tertata, umbul-umbul yang berkibar dan lampu yang siap menerangi malam menjadi satu kesatuan perubahan.
Siang membawa warna, malam menghadirkan cahaya. Rumah Pak Misri bukan sekadar diperbaiki, tetapi sedang dibangun menjadi tempat pulang yang lebih hangat dan penuh harapan.
Ikhsan — Beritamerdekaonline
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan