Kabupaten Semarang | Beritamerdekaonline – Semangat gotong royong kembali mewarnai pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga. Personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mengangkut material untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Wantini (55), meski harus melewati medan yang cukup menantang, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat penyelesaian rehabilitasi rumah agar segera dapat ditempati dengan aman dan nyaman oleh keluarga penerima manfaat. Berbagai material bangunan, seperti semen, pasir, batu bata, hingga kayu, diangkut secara bergantian oleh personel Satgas dan masyarakat menuju lokasi pembangunan.

Semangat kebersamaan terlihat jelas di sepanjang proses pekerjaan. Tanpa mengenal lelah, personel Satgas TMMD dan warga saling membantu agar seluruh kebutuhan material dapat segera tersedia di lokasi sehingga pembangunan tidak mengalami hambatan.

Bagi Wantini, kehadiran Satgas TMMD menjadi harapan baru bagi keluarganya. Rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak kini mulai berubah menjadi bangunan yang lebih kokoh, aman, dan nyaman untuk dihuni.

Dengan mata berkaca-kaca, Wantini mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Ia mengucapkan terima kasih kepada TNI, Pemerintah Kabupaten Semarang, dan seluruh warga yang telah bergotong royong membantu membangun rumahnya.

Pasiter Kodim 0714/Salatiga, Kapten Czi Sujadi, mengatakan bahwa program rehabilitasi RTLH bukan sekadar membangun sebuah rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Setiap material yang kami angkut bersama memiliki makna pengabdian kepada rakyat. Program RTLH ini bukan hanya membangun fisik rumah, tetapi juga membangun semangat, kepedulian, dan harapan agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih layak,” ujarnya.

Menurut Kapten Sujadi, keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang terus terpelihara. Sinergi antara TNI dan warga menjadi faktor utama dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik TMMD.

Program RTLH diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat. Rumah yang layak huni akan menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan nyaman, sehingga keluarga penerima manfaat dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi modal sosial yang penting dalam mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.


Melalui kerja sama yang solid dan semangat pengabdian yang tulus, Satgas TMMD Kodim 0714/Salatiga kembali membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat mampu menghadirkan perubahan nyata. Dari setiap material yang diangkut bersama, lahir harapan baru akan kehidupan yang lebih sejahtera bagi masyarakat Desa Cukil.
(Ikhsan)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.