Walikota Zulmaeta makan gulai kerbau di tempat acara khatam Qur’an bersama Mustafa dan Dt.Karaiang
Payakumbuh, Berita Merdeka Online —
Ditahun 2026 yang sudah berjalan 1 bulan Januari, sama sekali tidak terlihat kegiatan pejabat teras di lingkungan Pemko Payakumbuh yang bisa diakses publik.
Hal ini jelas kelemahan dari aparaturnya di Dinas Kominfo khususnya bagian kehumasan yang seharusnya berfungsi sebagai corong pemerintah untuk menyampaikan informasi apa saja yang berkaitan dengan kegiatan pemerintah yang terkhusus walikota, wakil dan Sekda lainnya.
Selama satu bulan Januari 2026 ini bagian kehumasan tanpa menyebar informasi seperti biasanya di tahun lalu sudah manyak diakses relis yang diutamakan untuk media-media yang ada kontrak kerjasama.
Ada apa sebenarnya yang terjadi di bagian corong walikota itu?, sehingga penanda tanganan kontrak kerjasama akan dilakukan pada bulan yang tidak disebutkan, hanya saja pihak wartawan yang akan tanda tangan kontrak disuruh untuk mempersiapkan materai 2 buah, kontrak ini berlaku terhitung bulan Pebruari 2026.
Jadi bulan Januari tidak masuk dalam agenda dan biaya untuk publikasi di bulan Januari itu dikemanakan.
Walikota terlihat ada kegiatan yang kurang berarti seperti memasak gulai di Masijid persiapan acara khatam Qur’an bersama Wawako yang di-posting Warga kemana-kemana.
Kini di tahun 2026 untuk kontrak kerjasama media diharuskan pula membawa surat kuasa yang bermaterai dan tanda tangan basah dari pimpinan perusahaan.
Pada hal selama bulan Januari 2026 sudah diserahkan surat kuasa seperti di tahun-tahun lalu.
Langkah apa pula yang dilakukan pihak Diskominfo sekarang yang dinilai mempersulit para wartawan-wartawan yang medianya berada di luar Propinsi. Apakah ini juga diberlakukan bagi staf Kominfo yang banyak mempunyai media dan ada juga yang mengatas namakan anak, adik lainnya halnya mantan Kabid Humas yang tidak disebutkan jati dirinya mempunyai 3 media.
Atas nama anaknya, pada hal sianak itu berada jauh di pulau seberang.
Hal-hal seperti ini sudah jelas akan mengurangi harapan wartawan-wartawan daerah, dan relis yang ditunggu-tunggu sering terlambat, karena orang-orang dalam yang punya media lebih mementingkan untuk medianya lebih awal ditayangkan.
Akibatnya bagi anggota balai wartawan lainnya sering terlambat tayang dan tidak bisa diinput oleh Siwarta lagi.
Sudah seharusnya Walikota untuk melakukan pembaharuan di bagian khususnya bagian kehumasan, karena sudah banyak aparatur ASN & P3K di bagian ini kurang menjalankan tugasnya.

Walikota Zulmaeta makan gulai kerbau di tempat acara khatam Qur’an bersama Mustafa dan dt.Karaiang
Kabid Humas Supriyanto ketika akan dikompirmasi beberapa informasi terkait beberapa persoalan yang terjadi di lingkungan pemko Payakumbuh liwat ponselnya tidak mau mengangkat ponselnya di WA pun tidak dibalas hanya ada conteng hijau. ( NS )




Tinggalkan Balasan