SRAGEN, Berita Merdeka Online – Rumah milik Ibu Ngadinem di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, kini mulai terlihat lebih cerah dan nyaman setelah memasuki tahap akhir program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.
Tahapan pengecatan menjadi penanda bahwa proses renovasi rumah tersebut hampir selesai, Senin (4/5/2026).
Dinding rumah yang sebelumnya tampak kusam dan kurang layak kini berubah dengan balutan warna baru yang lebih segar.
Perubahan itu tidak hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga memberikan suasana yang lebih nyaman bagi penghuninya.
Di lokasi, anggota Satgas TMMD bersama warga setempat bekerja dengan penuh ketelitian.
Mereka merapikan setiap sudut rumah dan mengecat dinding secara hati-hati agar hasilnya rapi dan tahan lama. Semangat gotong royong terlihat jelas dalam setiap proses pengerjaan.
Bagi Ibu Ngadinem, momen ini menjadi bagian yang sangat berharga. Rumah yang selama ini ia impikan kini hampir selesai dan siap ditempati dengan kondisi yang jauh lebih layak.
Ia merasa bahagia melihat perubahan besar yang terjadi pada tempat tinggalnya.
Serka Eko Budi yang ikut mengawasi jalannya pengerjaan menyampaikan harapannya agar rumah tersebut dapat terus dirawat dengan baik setelah proses rehab selesai.
“Kami berharap rumah ini nantinya bisa dijaga dan dirawat dengan baik. Hasil kerja bersama ini harus dipertahankan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu yang panjang,” ujarnya.
Tahap pengecatan ini menjadi simbol akhir dari proses panjang pembangunan RTLH di Desa Puro.
Lebih dari sekadar memperindah bangunan, program ini membawa harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Melalui kerja sama antara TNI dan masyarakat, rumah sederhana itu kini menjadi bukti nyata kepedulian dan kebersamaan.
Dari dinding yang dicat dengan penuh ketulusan, lahir semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.




Tinggalkan Balasan