Luak Limopuluah, (Sumbar) Baritamerdekaonline.com —
Ikatan Guru Taman Kanak-kanak ( IGTK) yang berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota / Luak Limopuluah atau komunitas IGTK kota Payakumbuh yang mewakili Propinsi Sumatera Barat ke lomba tari dan menyanyi tingkat Nasional yang diselenggarakan di taman nasional Jaya Ancol Jakarta hotel Mercure berhasil juara tiga.

Informasi ini diperoleh dari Kepala Dinas Pendidikan kota Payakumbuh Dr.Dasril S.Pd M.Pd liwat wahtsApp Payakumbuh maju.

Keberhasilan tersebut diperoleh adalah atas keberkahan dari penampilan kesenian dan tari anak nagari Luak Limopuluah yang dikenal dengan tari Sikatuntuang.
Galipnya tari Sikatuntuang ini biasa dibawakan oleh anak-anak nagari Aia Tabik yang sering ditampilkan bila ada acara-acara pawai budaya adat Minang / Sumbatera Barat.

Sebanyak 20 orang guru TK yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Limapuluh Kota berangkat ke Jakarta mewakili Provinsi Sumatera Barat pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) IGTKI tingkat nasional tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo didampingi Bunda PAUD Nevi Safaruddin dan Ketua PGRI Limapuluh Kota Indrawati, Selasa, (10/10/2023) di Aula Rumah Dinas Bupati.

Tidak hanya melepas Kontingen IGTKI, Bupati dan Ny.Nevi Safaruddin sekaligus Ketua Forikan Limapuluh Kota juga memberikan secara simbolis piala ķjuara umum Lomba Masak Serba Ikan tingkat Sumatera Barat kepada kontingen Limapuluh Kota. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan Moh. Siswanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diwakili Kabid Pembinaan Ketenagaan Harnieti, dan Ketua IGTKI Limapuluh Kota Nurisnawati.

Bupati sangat mengapresiasi seluruh prestasi yang telah ditorehkan oleh seluruh kontingen dari berbagai macam lomba di tingkat provinsi dan melaju ke tingkat nasional. “Di tengah keterbatasan yang dialami di Limapuluh Kota, namun tidak mematahkan semangat para kontingen dalam menunjukkan berbagai prestasi yang membanggakan bagi instansi maupun Pemerintah Daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, juara bukan tujuan utama dalam mengikuti sebuah kompetisi. Namun, dengan ikut berpartisipasi dan bersaing dengan daerah lainnya telah menunjukkan potensi sumber daya manusia di Limapuluh Kota tidak kalah saing dengan daerah lainnya di Indonesia.

Sebelumnya, Nevi Safaruddin mengungkapkan rasa bahagia atas prestasi yang telah diraih oleh kontingen Limapuluh Kota di tingkat nasional kendati pada urutan ke tiga.
Mencetak generasi unggul harus sejalan dengan kualitas tenaga pendidik yang mumpuni, Limapuluh Kota tidak kekurangan itu, terbukti dengan 5 dari 14 cabang IGTKI yang akan diikuti Provinsi Sumatera Barat berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota,” ulasnya.

Ketua IGTKI Nurisnawati dalam laporannya menjelaskan 5 dari 14 cabang yang akan diperlombakan di Porseni IGTKI tingkat nasional berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota. “Cabang lomba yang akan diikuti kontingen Limapuluh Kota diantaranya MTQ sebanyak 1 orang, Lomba Cipta Lagu 1 orang, Cipta Baca Puisi 1 orang, Bercerita Dengan Alat Peraga 1 orang, dan grup permainan anak sebanyak 8 orang dan 2 orang pendamping grup serta 6 pendamping IGTKI Limapuluh Kota.(Fd/Ns)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.