Asahan, Beritamerdekaonline.com – Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P., secara resmi membuka acara Edukasi Pasar Modal Syariah di Pondok Pesantren Bina Ulama Kisaran, Selasa (18/03/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah bagi masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

Hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten Administrasi Umum, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian, serta Kepala Dinas Perhubungan. Selain itu, turut hadir Pimpinan Pondok Pesantren Bina Ulama Kisaran, perwakilan OJK Sumatera Utara, Kakanwil LPS I, dan Kakanwil Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pimpinan Pondok Pesantren Bina Ulama Kisaran, Drs. H. Alimuammar Qodafi Siregar, M.Pd.I., menyambut baik kegiatan ini dan berharap para guru serta santri dapat memahami manfaat investasi syariah.

Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Sumatera Utara, Yovvi Sukandar, menjelaskan bahwa saat ini transaksi jual beli tidak hanya terbatas pada barang fisik, tetapi juga meliputi instrumen keuangan seperti saham yang dapat menjadi peluang investasi bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto menegaskan pentingnya edukasi keuangan syariah agar masyarakat tidak terjebak dalam investasi bodong. “Pasar Modal Syariah adalah instrumen yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Namun, tanpa edukasi yang baik, masyarakat bisa terjebak dalam skema investasi ilegal,” ujarnya.

Ia juga berharap edukasi seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang memahami serta memanfaatkan investasi syariah secara benar dan halal.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber dari OJK dan BEI, yang memberikan wawasan mendalam mengenai mekanisme dan peluang investasi di pasar modal syariah. (Dodi Antoni)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.