Asahan, Beritamerdekaonline.com – Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P., memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) bulan Maret yang digelar di halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (17/03/2025). Upacara ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, kepala puskesmas, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kabupaten Asahan.

Sebelum menyampaikan amanatnya, Wakil Bupati menyerahkan penali asih kepada ASN yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka selama mengabdi.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Rianto menegaskan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama kinerja ASN. Ia mengingatkan bahwa ASN harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mematuhi aturan yang berlaku, termasuk disiplin jam kerja selama bulan Ramadan.

“Kedisiplinan bukan sekadar kewajiban, tetapi cerminan integritas dan profesionalisme seorang pegawai. ASN harus menjadi contoh dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Rianto.

Selain disiplin kerja, Wakil Bupati juga menyoroti pelayanan kesehatan yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Ia meminta jajaran terkait untuk membenahi sistem layanan kesehatan agar lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan harus lebih maksimal, tidak boleh ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan medis. Kita harus memastikan fasilitas kesehatan dapat diakses dengan mudah dan memberikan pelayanan prima,” ujarnya.

Di bidang pendidikan, Wakil Bupati menekankan perlunya kedisiplinan bagi tenaga pendidik serta pemerataan tenaga pengajar di seluruh wilayah Kabupaten Asahan. Ia juga menyoroti pentingnya menciptakan suasana sekolah yang nyaman bagi siswa.

“Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi para pelajar, tempat yang nyaman dan kondusif untuk belajar. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi yang lebih baik,” tambahnya.

Wakil Bupati menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi juga momentum penting untuk menyampaikan informasi, arahan, serta memperkuat sinergi antar perangkat daerah. Ia meminta seluruh ASN untuk bekerja dengan penuh dedikasi dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik yang berorientasi pada prinsip good governance.

“Kita harus bekerja secara profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Jangan hanya berfokus pada administrasi, tetapi pastikan setiap kebijakan yang kita jalankan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat,” tutupnya. (Dodi Antoni)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.