Muara Teweh, Berita Merdeka Online — Kabupaten Barito Utara kembali menorehkan sejarah gemilang pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Kafilah Barito Utara sukses mengungguli 14 kontingen kabupaten/kota lainnya, sehingga dinobatkan sebagai Juara Umum dalam perhelatan yang memperkuat syiar Islam tersebut.

Prestasi ini disambut antusias oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, langsung mendatangi pemondokan kafilah di Hotel Walet, Muara Teweh, Sabtu (22/11/2025). Dalam kunjungan itu, ia menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh peserta, pelatih, serta pendamping yang telah bekerja keras membawa nama daerah ke puncak prestasi.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil luar biasa ini. Ini merupakan buah dari kerja keras dan latihan yang tidak kenal lelah. Prestasi ini milik seluruh masyarakat Barito Utara,” ujar Bupati Shalahuddin.

Sebagai bentuk penghargaan dan motivasi, Bupati mengumumkan pemberian bonus sebesar Rp300 juta untuk seluruh kafilah. Tak hanya itu, para peserta yang berhasil meraih Juara I di masing-masing cabang lomba juga akan menerima hadiah istimewa berupa perjalanan Umroh secara gratis.

“Ini bukan sekadar hadiah, tetapi bentuk dukungan kami agar para qari dan qariah terus menjaga prestasi. Semoga hal ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan Hadits,” tambahnya.

Bupati menegaskan bahwa kemenangan di tingkat provinsi bukanlah garis akhir. Ia berharap Barito Utara mampu berbicara lebih banyak pada tingkat nasional, bahkan internasional.

“Kita harus terus mengasah kemampuan dan tidak cepat puas. Pemerintah Kabupaten Barito Utara siap memberikan dukungan maksimal agar prestasi ini berlanjut ke level tertinggi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQH ke-XXXIII Kalteng, Fery Kusmiadi, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang selalu memberi dukungan kuat. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan keagamaan berjalan dengan baik dan terarah di Kabupaten Barito Utara.

“Kami akan terus berlatih dan meningkatkan kualitas. Kami ingin membawa nama baik Barito Utara lebih tinggi lagi, terutama pada MTQH tingkat nasional mendatang,” ujar Fery.

Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan kontingen, tetapi juga seluruh umat Muslim di Barito Utara. MTQH dianggap sebagai tradisi keislaman yang memperkokoh nilai religius, moral, dan budaya di tengah masyarakat. Kemenangan sebagai Juara Umum menegaskan konsistensi Barito Utara dalam pembinaan generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak mulia.

Dengan dukungan pemerintah, pembinaan berkelanjutan, serta penghargaan besar bagi para juara, Barito Utara menatap masa depan dengan optimis untuk terus mencetak prestasi membanggakan di kancah nasional. (Carli)