Muara Teweh, Berita Merdeka Online — Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, mendapat dukungan dari berbagai pihak karena dianggap menjadi momentum penting bagi kemajuan daerah.

Anggota DPRD Barito Utara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Suhendra, SE, menilai penunjukan Barito Utara sebagai tuan rumah sangat menguntungkan, terutama dalam hal promosi potensi lokal.

“Bulan ini saja kita sudah dua kali menjadi tuan rumah kegiatan tingkat provinsi yang diikuti 14 kabupaten/kota. Dampaknya sangat positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Suhendra, Senin (24/11/2025).

Ia menjelaskan, festival yang berlangsung pada 23–27 November 2025 ini tidak sekadar menjadi ajang seni dan budaya, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan ragam kuliner, kerajinan hingga pariwisata Barito Utara.

“Festival ini sangat tepat untuk mempromosikan produk UMKM dan kuliner daerah agar ekonomi rakyat semakin hidup,” tambahnya.

Menurut Suhendra, FTIK XII menghadirkan keragaman budaya Dayak yang merupakan warisan leluhur di Kalimantan Tengah. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung keunikan pertunjukan seni budaya dari berbagai komunitas.

Ia berharap festival serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, agar generasi muda, khususnya pemuda Kaharingan, ikut melestarikan budaya daerah.

“Kegiatan ini menjaga identitas masyarakat adat kita. Generasi muda harus terlibat agar warisan leluhur tetap hidup dan berkembang,” tegasnya. (Carli)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.