Pasangkayu, Berita Merdeka Online – Juli 2025. Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu dari Fraksi Partai Golkar, Asriani, S.A.P, kembali turun ke dapilnya dengan menggelar reses masa sidang ke-III Tahun 2025 di Desa Martasari, Kecamatan Pedongga.

Reses ini menjadi sarana bagi wakil rakyat untuk menjaring langsung suara dan keluhan warga, sekaligus menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Asriani menegaskan bahwa reses bukan hanya formalitas, tetapi wujud nyata tanggung jawab moral dan politik wakil rakyat kepada masyarakat yang diwakilinya.

Anggota DPRD Pasangkayu Asriani serap aspirasi warga Desa Martasari dalam reses masa sidang ke-III 2025.

“Reses adalah kewajiban konstitusional kami untuk turun ke masyarakat, mendengar langsung, dan membawa aspirasi ke gedung dewan agar bisa diperjuangkan menjadi program pembangunan nyata,” ujar Asriani di hadapan warga.

Sejumlah aspirasi mengemuka dalam dialog interaktif tersebut. Beberapa poin penting yang disampaikan warga antara lain:

1. Perbaikan Infrastruktur Desa
Warga meminta peningkatan sarana jalan tani yang rusak, serta pembangunan drainase untuk mengatasi banjir musiman yang kerap merendam areal pemukiman dan lahan pertanian.

2. Dukungan Sarana dan Prasarana Pertanian
Masyarakat juga berharap adanya bantuan bibit unggul, pupuk, dan alat pertanian untuk mendukung produktivitas petani di Desa Martasari.

3. Peningkatan Layanan Dasar
Bidang pendidikan dan kesehatan tak luput dari perhatian. Warga mendesak penambahan tenaga medis di posyandu maupun puskesmas pembantu, serta pengadaan guru agar layanan pendidikan semakin merata.

4. Penguatan UMKM dan Pelatihan
Permintaan juga datang dari kalangan perempuan dan pemuda desa yang berharap adanya dukungan untuk kelompok UMKM dan pelatihan keterampilan wirausaha.

Anggota DPRD Pasangkayu Asriani serap aspirasi warga Desa Martasari dalam reses masa sidang ke-III 2025.

 

Menanggapi deretan masukan tersebut, Asriani berjanji akan memprioritaskan hasil reses untuk dibawa ke meja rapat dewan, agar dapat diakomodasi dalam program prioritas APBD tahun mendatang.

“Semua usulan ini akan saya kawal hingga rapat-rapat di DPRD. Kita harap bisa masuk dalam program strategis pemerintah daerah ke depan,” tegasnya.

Suasana reses berlangsung dengan penuh antusias. Masyarakat Desa Martasari berkesempatan berdialog terbuka menyampaikan saran, kritik, hingga harapan pembangunan di wilayahnya.

Acara ini juga dihadiri oleh perangkat desa, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta warga lintas kelompok yang ingin melihat aspirasi mereka benar-benar direalisasikan.

Menutup kegiatan reses, Asriani menegaskan komitmennya sebagai perpanjangan tangan rakyat untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan keterbukaan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan, sekaligus mengawal jalannya program agar tepat sasaran.

Laporan : Sulaeman