Muara Teweh, Beritamerdekaonline.com – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosandi) Kabupaten Barito Utara menyambut kunjungan kerja dari DPRD Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, terkait tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Selasa (12/11/2024). Kunjungan ini bertujuan mempelajari langkah-langkah strategis yang telah dilakukan oleh Barito Utara dalam mempercepat digitalisasi pemerintahan.
Ketua DPRD Hulu Sungai Selatan, H. Akhmad Fahmi, SE, menyampaikan bahwa pihaknya tertarik melihat langsung inovasi yang diterapkan oleh Barito Utara, terutama dalam mengatasi tantangan digitalisasi di wilayah dengan topografi yang sulit. “Kami memilih Barito Utara sebagai referensi karena keberhasilannya mengentaskan masalah blankspot internet di desa-desa. Ini sejalan dengan tantangan serupa yang kami hadapi,” ujarnya.
Transformasi digital yang telah diimplementasikan oleh Kabupaten Barito Utara mendapatkan perhatian khusus dari berbagai daerah tetangga. Diskominfosandi Barito Utara dinilai berhasil mengembangkan infrastruktur SPBE yang mendorong tata kelola pemerintahan menjadi lebih akuntabel, transparan, dan efisien.
H. Akhmad Fahmi menekankan pentingnya inovasi dalam pemerintahan modern. “Transformasi digital adalah kebutuhan mutlak untuk meningkatkan pelayanan publik dan efisiensi birokrasi. Kami berharap dapat mengadopsi beberapa langkah yang telah diterapkan di sini,” tambahnya.
Kepala Dinas Kominfosandi Barito Utara, H. Mochamad Ikhsan, AKS, yang didampingi oleh Kepala Bidang e-Government, Dr. Munawar Khalil, ST, MT, menyambut baik diskusi yang berlangsung. Mereka berbagi pengalaman tentang kerja sama dengan penyedia layanan internet (ISP) dan strategi penganggaran untuk mendukung digitalisasi desa.
“Dukungan dari DPRD sangat penting untuk memastikan keberhasilan program digitalisasi ini. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci, terutama dalam hal penganggaran yang kini bergeser dari infrastruktur fisik ke infrastruktur digital,” kata Mochamad Ikhsan.
Pihak DPRD Hulu Sungai Selatan juga tertarik dengan metode penganggaran yang telah diterapkan oleh Barito Utara, yang dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan teknologi informasi secara berkelanjutan. H. Akhmad Fahmi menegaskan komitmennya untuk mendorong alokasi anggaran di Hulu Sungai Selatan agar lebih fokus pada digitalisasi. “Kami akan segera mengirim tim dari Dinas Kominfo kami untuk mempelajari teknis implementasi lebih lanjut,” tutupnya. (Car)




Tinggalkan Balasan