Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Pemerhati Polisi Republik Indonesia (Polri), Putra Ginting mengimbau Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri untuk mengingatkan kepada masyarakat khususnya Ojek Kamtibmas agar berhati-hati dalam mengungkap kejahatan di jalanan dengan peneuh perhitungan.

Hal itu, kata Ginting-biasa dipanggil, agar tidak terjadi main hakim sendiri seperti kejadian yang dialami oleh pertahanan sipil (hansip) di Cakung, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

“Kita merasa senang warga Jakarta banyak peduli terhadap warganya. Namun, warga perlu diingatkan agar berhati-hati saat berhadapan dengan penjahat atau pelaku kriminal,” katanya, Jumat sore, 14 November 2025.

“Kapolda Metro Jaya boleh saja mengajak warga dan ojol untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan, namun keselamatan harus dijaga,” sambungnya.

Wartawan senior itu meminta kepada warga yang notabene tidak terlatih itu untuk tidak terlalu bersemangat dalam mengungkapkan suatu kejahatan.

“Program Jaga Jakarta yang dicanangkan oleh Kapolda Metro Jaya jangan sampai salah kaprah,
sebagai contoh hansip yang harus meregang nyawa ketika mengejar pelaku curanmor,” kata Ginting.

Mantan wartawan Suara Merdeka itu mengandaikan, jika banyak para pelaku kejahatan sekarang ini diduga nekat dalam melakukan aksinya karena pengaruh narkotika.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa pelaku kejahatan mungkin sebelum beraksi menekan pil terlarang atau narkoba sehingga mereka nekat.
Bila kondisi seperti ini jika warga bersemangat menangkap dikhawatirkan terjadi dar der dor (red: ditembak)” ucap Ginting, di Jakarta, Jumat sore, 14 November 2025.

Foto; Ketika Ginting memberikan keterangan terkait Jaga Jakarta di Wilayah Polda Metro, Jakarta, Jumat, 14 November 2025

Sebagai pemerhati Polri dan Penasehat Mitra Polri (JMP), Ginting juga tidak lupa mengucapkan prihatin dan berdukacita kepada keluarga korban yang meninggal dunia karena berusaha menggagalkan aksi curanmor.

“Si Hansip tewas ditembak oleh pelaku curanmor, meskipun dijuluki pahlawan tetapi keluarganya menderita. Kapolda boleh saja mengajak warga Jakarta peduli di lingkungan masing-masing,” kata Ginting.

“Tapi, Kapolda harus mengingatkan kepada warga agar jangan main hakim sendiri. Jika ada yang dicurigai laporkan kepada pihak kepolisian dan beri pengetahuan tramtib (red: ketentraman dan ketertiban),” pungkasnya. (@ms)