Kepahiang, Beritamerdekaonline.com – SMAN 6 Kepahiang semenjak telah dizinkannya untuk kembali menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan tatap muka pada awal bulan Januari 2021 lalu, SMAN 6 Kepahiang terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) walaupun kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah menurun.

Kepala SMAN 6 Kepahiang Renni Yourneli A, M.Pd mengatakan penerapan tatap muka SMAN 6 dilakukan dengan cara bergantian untuk siswa-siswi datang ke sekolah.

“Ini dilakukan agar tidak menyebabkan kerumunan bagi siswa-siswi yang datang ke sekolah, tentu juga protokol kesehatan pun selalu dilakukan, dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun serta pengecekan suhu tubuh,” ujarnya, di SMAN 6 Kepahiang, Rabu (19/01/2022).
Lanjut Renni, pihaknya juga telah membentuk Satgas Covid-19 di SMAN 6 Kepahiang. Tugasnya untuk kesiapan sekolah dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka agar berlangsung dengan aman. “Satgas ini juga bertugas untuk memantau perkembangan kesehatan warga sekolah. Sekolah juga mengoptimalkan fungsi ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai ruang transit bagi siapa saja yang sakit dan mengalami gejala Covid-19 serta Satgas juga memberikan imbauan agar selalu menaati Prokes,” sampai Renni.
“Selain itu, pembukaan PPDB SMAN 6 Kepahiang yang dilakukan secara sistem offline pun juga dilakukan dengan Prokes. Harapan kedepan pandemi Covid-19 segera berakhir agar siswa-siswi SMAN6 Kepahiang bisa beraktivitas seperti sebelum adanya Pandemi,” harap Kepala SMAN 6 Kepahiang Renni Yourneli. (Adv/Suyanto)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan