SEMARANG, Berita Merdeka Online – DPRD Kota Semarang mendorong percepatan penataan jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, khususnya pengisian 55 jabatan lurah kosong di Semarang.
Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Kota Semarang, Cahyo Adhi Widodo. Menurutnya langkah penataan jabatan secara bertahap penting dilakukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi proses penataan yang sudah dimulai. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti telah melantik pejabat eselon II sehingga seluruh posisi tersebut kini sudah terisi,” kata Cahyo belum lama ini.
Ia menjelaskan, setelah pengisian jabatan eselon II, tahapan berikutnya adalah penataan jabatan eselon III dan IV, termasuk posisi camat dan lurah yang diharapkan dapat segera diselesaikan.
Politikus Partai Golkar tersebut menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan eselon II telah menggunakan sistem manajemen talenta. Sistem ini menilai calon pejabat berdasarkan sejumlah indikator seperti latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, pelatihan yang pernah diikuti, serta integritas yang diukur melalui matriks penilaian.
“Dari penerapan sistem tersebut, kami melihat pemerintah kota sebenarnya sudah memiliki sumber daya manusia yang sesuai dengan matriks. Tinggal menempatkan pada posisi yang tepat agar dapat bekerja secara profesional dan maksimal,” ujarnya.
Komisi A menilai pendekatan manajemen talenta perlu diterapkan secara konsisten dalam pengisian jabatan camat maupun lurah. Dengan begitu, pejabat yang dipilih tidak sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat wilayah.
Cahyo berharap percepatan pengisian jabatan tersebut dapat segera direalisasikan agar roda pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Kota Semarang.(day)



Tinggalkan Balasan