TANAH DATAR, (Sumatera Barat) Beritamerdekaonline.com – Santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Perguruan Islam Daarul Muwahhidiin (PIDM), Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Ahmad Ibrahim, berhasil meraih juara I Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 mata pelajaran Geografi tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Atas prestasi tersebut, Ahmad Ibrahim akan mewakili Sumatera Barat pada OMI tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 23–27 November 2026 mendatang
Kepala Madrasah Aliyah Pesantren Daarul Muwahhidiin, Doni Rinaldo, M.Pd., mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari proses seleksi berjenjang yang dimulai dari tingkat kabupaten dan kota pada September 2026 dengan melibatkan 6.783 peserta. Seleksi kemudian berlanjut ke tingkat provinsi pada awal Oktober 2026.
“Dari ratusan peserta yang mengikuti kompetisi, 14 murid terbaik akhirnya terpilih untuk melanjutkan perjuangan di tingkat nasional,” kata Doni kepada media ini di ruang kerjanya, Kamis (5/11/2026).
Penghargaan kepada Ahmad Ibrahim diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, M.A., saat acara penyerahan hadiah kepada para pemenang OMI tahun 2026 di Aula Amal Bhakti I Kanwil Kemenag Sumbar, Senin (2/11/2026).
Doni mengapresiasi prestasi yang diraih santrinya tersebut. Menurut dia, keberhasilan itu merupakan hasil kerja sama antara guru dan siswa, serta dukungan Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi madrasah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pencapaian akademik.
Menjelang kompetisi tingkat nasional, pihak pesantren bersama tim pendamping juga terus mempersiapkan Ahmad Ibrahim agar dapat tampil maksimal dan meraih medali emas.

Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Barat, H. Mustafa, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkompetisi dan berhasil meraih prestasi. Ia berharap capaian tersebut tidak membuat para siswa cepat berpuas diri, akan tetapi hal tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan potensi.
“Capaian ini jangan membuat cepat puas diri, jadikan ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan agar meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Mustafa.
Ia berharap agar para peserta yang mewakili Sumatera Barat mampu menembus tiga besar nasional.
“Mudah-mudahan, anak-anak kita ini berhasil meraih tingkat tiga nasional,” ujarnya.
Harapan serupa disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, Dr. H. Hendri Pani Dias, M.A. Ia berharap prestasi tersebut dapat menginspirasi madrasah lain di daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing.
Adapun Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar sekaligus Ketua Komite OMI Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Tan Gusli, S.Fil.I., M.A.P., M.A., menyampaikan apresiasi atas prestasi Ahmad Ibrahim dan peserta lainnya.
Ia menjelaskan, OMI tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026 diikuti sekitar 608 peserta, terdiri atas 440 murid madrasah dan 168 murid sekolah umum.
Penyerahan penghargaan OMI tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut turut dihadiri perwakilan 11 kepala kantor Kementerian Agama kabupaten dan kota, kepala madrasah dan sekolah peraih penghargaan, serta para murid penerima penghargaan, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih peserta.
(Charles Nasution)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan