Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Lalu lintas menuju Jakarta pada Senin pagi, (6/10/2025), kembali diwarnai kepadatan di beberapa ruas jalan tol utama. Kepadatan terpantau terjadi di Tol Jagorawi, Tol Jakarta–Cikampek (Japek), dan Tol Jakarta–Tangerang (Janger) akibat kombinasi antara bus mogok, truk bermasalah, dan tingginya volume kendaraan yang menuju ibu kota.

Menurut laporan resmi Jasa Marga, melalui akun X (Twitter), kepadatan paling mencolok terjadi di Tol Jagorawi arah Jakarta karena bus mengalami gangguan mesin. Kendaraan tersebut mogok di KM 09 Cipayung hingga KM 04 TMII, menempati lajur kiri dan menyebabkan antrean panjang.

“Tol Jagorawi Cipayung KM 09 – TMII KM 04 padat, ada penanganan kendaraan bus gangguan mesin di lajur 1-bahu luar/kiri,” tulis Jasa Marga.

Petugas langsung melakukan evakuasi bus mogok untuk mempercepat arus kendaraan.

Selain Jagorawi, kemacetan juga terlihat di Tol Cililitan KM 02 – Cawang KM 00. Volume kendaraan meningkat tajam, sehingga petugas memberlakukan contraflow di Cimanggis KM 17+200 hingga Cipayung KM 08+800 untuk mengurai kepadatan.

Di Tol Japek, arus lalu lintas padat dari Halim KM 02 menuju Cawang KM 00. Sementara di Cibitung KM 23+800 arah Jakarta, truk mengalami gangguan roda di lajur kanan, menambah antrean kendaraan.

“Hati-hati di Cibitung KM 23+800 arah Jakarta, ada penanganan kendaraan truk gangguan roda di lajur 4/kanan,” ujar petugas Jasa Marga.

Semua upaya pengaturan lalu lintas dilakukan oleh petugas Jasa Marga bersama kepolisian lalu lintas. Mereka memastikan rekayasa contraflow berjalan aman agar kendaraan tetap bergerak meski padat.

Tak kalah padat, Tol Jakarta–Tangerang (Janger) juga mengalami kepadatan di beberapa titik penting. Antrean kendaraan mengular di Karawaci KM 21 – Tangerang KM 20 dan Tangerang KM 19 – Kunciran KM 14 akibat volume kendaraan tinggi serta aktivitas keluar-masuk rest area.

Di titik lain, kepadatan juga tampak di Kunciran KM 13 – Karang Tengah KM 09 dan Kembangan KM 08 – Kedoya KM 04.

“Kepadatan volume lalin,” tulis Jasa Marga dalam laporannya.

Untuk memperlancar arus, petugas memberlakukan contraflow di Kebon Jeruk KM 03+400 hingga setelah Underpass Tol, memastikan pengendara tetap bisa bergerak meskipun perlahan.

Jasa Marga memperkirakan arus kendaraan menuju Jakarta akan mulai landai menjelang siang hari, seiring menurunnya volume kendaraan kerja dan logistik.

Pengendara diminta tetap waspada dan menjaga jarak aman, terutama di titik penanganan kendaraan mogok dan contraflow. Informasi lalu lintas dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi Jasa Marga Live atau akun media sosial resminya. (Heru Hermawan)