Pemko Payakumbuh optimalkan Pasar Padang keduduk untuk tingkatkan perekonomian daerah

Payakumbuh, Berita Merdeka Online —
Mengaktifkan dan meramaikan kembali pasar Rakyat di Padang Kaduduak Payakumbuh Utara, tidak terlepas dari keaktifan dan kedisiplinan pemerintah daerah c/q Dinas Koperasi dan UMKM dan lebih khususnya bidang pasar.
Konon selama ini pengelolaan pasar tradisional PD.Kaduduak seolah dianak tirikan ketimbang pasar Ibuh atau pasar induk.
Di pasar Ibuh pedagang kehabisan tempat berjualan, sampai- sampai bahu jalan di sepanjang jalan masuk ke pasar ditempati pedagang kaki lima terutama pada hari Minggu.

Di sore hari ada pula pasar kaget yang menempati lapangan parkir di bagian dekat jembatan ratapan ibu. Para pedagang yang berjualan di situ juga orang- orang yang telah punya tempat di kios- kios tertentu baik yang ada di pasar Ibuh barat atau Ibuh Timur.
Diperbolehkannya adanya pasar sore itu, alangkah tidak tertibnya pengaturan pedagang yang seenaknya saja berjualan di jalan dan tempat parkir tersebut. Ini tentu tidak terlepas dari pengawasan dari Dinas Koperasi dan UMKM bagian pasar karena setiap pedagang itu juga dipungut uang retrebisi apalah namanya.

Sebaiknya untuk kenyamanan pedagang dan pembeli dan keindahan dari pasar tersebut alangkah baiknya pasar kaget sore itu ditiadakan saja, pasalnya yang berjualan di situ juga orang-orang dalam yang telah punya kedai.

Kini Pemko kembali meramaikan pasar rakyat di PD.Kaduduak dengan berbagai upaya telah dilakukan. Sepanjang masa yang silam, pembinaan dan upaya meramaikan pasar ini dari OPD terkait kelihatannya sangat lah kurang sebagai mana yang dikeluhkan para pedagang yang telah difasilitasi tempat di situ.

Mereka para pedagang pagi datang buka kedai sebentar lalu pulang karena tidak ada pembeli datang. Apalagi petugas dari bagian pasar, hanya hadir untuk absen lalu kabur atau main domino.

Kalau ingin meramaikan pasar PD.Kaduduak, alangkah baiknya ditertipkan dan dibatasi jumlah pedagang yang ada di pasar Ibuh atau pasar induk, dan tidak diperbolehkan orang berjualan di bahu jalan dekat pasar Ibuh itu. Pemko bisa mengarahkan orang – orang itu ke pasar Rakyat Padang Kaduduak.

Pasar Padang Kaduduak, yang selama hampir delapan tahun terakhir tidak dimanfaatkan secara optimal, kini kembali menggeliat.
Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong pemanfaatan maksimal pasar tersebut guna menghidupkan kembali roda perekonomian di kawasan itu.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan, Pasar Padang Kaduduak merupakan salah satu lokasi untuk memperkuat geliat ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar kawasan perkantoran Padang Kaduduak.

Pasar Padang Kaduduak sudah hampir delapan tahun mati suri, tidak dimanfaatkan secara optimal,” kata Elzadaswarman saat menghadiri kegiatan apel pagi bersama di kawasan tersebut, Rabu (09/07/2025).

“Kita berharap, hari ini dan seterusnya, pasar ini kembali beroperasi maksimal dan berfungsi sebagaimana mestinya,” tukuknya.

Ia menegaskan pentingnya partisipasi semua pihak dalam menghidupkan kembali Pasar Padang Kaduduak.
“Kalau dulu pasar ini sepi, mari kita ramaikan kembali. Di kawasan perkantoran Padang Kaduduak ini ada tujuh OPD dengan sekitar 800 orang pegawai. Kalau bukan dari kita, perubahan itu akan sulit. Kalau bukan kita yang memanfaatkan pasar ini, siapa lagi,” ujarnya.

Pemko Payakumbuh optimalkan Pasar Padang keduduk untuk tingkatkan perekonomian daerah

Saat ini, seluruh lapak di pasar tersebut telah terisi dan para pedagang mulai kembali berjualan.

“Kami berharap, manfaatkanlah pasar kita ini. Perputaran ekonomi akan hidup kembali, ekonomi masyarakat kita akan tumbuh dan meningkat. Harga-harga di sini juga relatif murah,” ucapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat umum untuk datang berbelanja dan beraktivitas di Pasar Padang Kaduduak agar geliat pasar tidak hanya bertumpu pada lingkungan perkantoran.
“Kepada seluruh masyarakat, mari kita dukung dan ramaikan Pasar Padang Kaduduak.

Belanja di pasar sendiri berarti ikut menjaga denyut ekonomi daerah kita. Jika pasar ini ramai, maka yang untung adalah masyarakat kita sendiri,” tuturnya.

Ia menyampaikan bahwa aktivitas kawasan akan semakin meningkat dalam waktu dekat seiring dengan beroperasinya kampus Universitas Negeri Padang (UNP) yang berada di sekitar lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota bersama Sekretaris Daerah, para asisten, serta jajaran Pemko Payakumbuh turut menikmati makanan tradisional khas daerah, seperti kue talam ubi.
Kegiatan itu juga dirangkai dengan senam bersama serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan ASN.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faisal, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 144 lapak di Pasar Padang Kaduduak, yang sebagian besar sudah terisi.
Selain itu, terdapat 84 kios yang seluruhnya telah ditempati pedagang.
“Bagi masyarakat yang ingin berjualan di Pasar Padang Kaduduak, silakan membawa KTP dan Kartu Keluarga, lalu datang langsung ke Dinas Koperasi dan UKM Bidang Pasar,” ujar Faisal.

Pemerintah berharap, dengan aktifnya kembali Pasar Padang Kaduduak, sektor ekonomi rakyat di kawasan tersebut dapat kembali tumbuh dan menjadi penggerak utama aktivitas perdagangan di wilayah utara Kota Payakumbuh.(Fd/NS)