BREBES, Berita Merdeka Online – Gelaran Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2025 terus menghadirkan antusiasme tinggi dari masyarakat Brebes Selatan.

Memasuki hari kesembilan, Sabtu malam (6/9/2025), ribuan warga memadati Lapangan Asri, Kecamatan Bumiayu, untuk menyaksikan penampilan panggung dangdut yang dipersembahkan oleh Karman Cat.

Acara yang menjadi puncak hiburan malam itu menghadirkan sejumlah artis dangdut dari Banyumas, Wangon, dan Bumiayu.

Mereka berhasil memeriahkan suasana dan mengajak penonton bergoyang bersama, menjadikan Lapangan Asri bak lautan manusia.

GBF 2025 bukan hanya sekadar pesta hiburan, tetapi juga menjadi ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Deretan stand UMKM, wahana permainan, hingga pertunjukan seni budaya tradisional turut menyemarakkan suasana.

Ribuan pengunjung datang dari berbagai kecamatan di wilayah Brebes Selatan, menunjukkan besarnya magnet acara ini sebagai hiburan tahunan yang dinanti-nantikan masyarakat.

Sebelum pertunjukan musik dimulai, Ketua Panitia GBF 2025, Faturohman Wahid yang akrab disapa Omang menyampaikan sambutan di hadapan ribuan pengunjung.

Ia didampingi unsur TNI, Polri, serta perwakilan ormas seperti Pemuda Pancasila (PP),dan FKPPI.

Dalam sambutannya, Omang menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian acara berlangsung.

Ia mengingatkan kembali komitmen bersama yang telah dituangkan dalam Deklarasi Kondusif, yang dibacakan pada malam sebelumnya.

Deklarasi tersebut memuat dua poin utama:

1. Mengajak seluruh pengunjung untuk menjaga suasana yang aman dan kondusif.
2. Menolak segala bentuk tindakan anarkis yang dapat mengganggu jalannya acara maupun merugikan masyarakat.

“Keamanan menjadi prioritas utama. Bagi siapapun yang mencoba memprovokasi atau menimbulkan keributan, akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Omang.

Menurutnya, panitia telah mendapat dukungan penuh dari aparat keamanan, terdiri atas 20 personel Polri, 10 personel TNI, serta anggota ormas yang turut mengawal jalannya kegiatan.

Omang menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan GBF 2025 gratis dan terbuka untuk masyarakat umum, khususnya warga Brebes dan sekitarnya.

“Ini adalah pesta rakyat. Mari kita jaga bersama agar tetap aman, damai, dan menjadi kebanggaan masyarakat Brebes,” ujarnya.

GBF 2025 masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Sejumlah agenda menarik telah disiapkan panitia, termasuk pertunjukan musik lintas genre, pameran produk lokal, serta berbagai lomba untuk masyarakat.

Panitia mengimbau warga untuk tidak melewatkan momentum ini sebagai ajang memperkuat kebersamaan, mendukung pelaku UMKM, dan melestarikan seni budaya lokal. (Wawan Bambang AK)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.