Bangko Barat, Beritamerdekaonline.com – Tidak banyak tenaga kesehatan yang mampu bertahan lama di pelosok desa terpencil. Namun, hal ini tidak berlaku bagi Nur Fitri Asih, A.Md.Keb, seorang bidan yang telah mengabdi di Dusun 5, TSM Karang Rejo, Desa Bukit Beringin E2, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, sejak 2017 hingga sekarang, Kamis (21/12/2024).

Menurut pantauan dan keterangan warga setempat, kehadiran Bidan Nur Fitri Asih sangat membantu masyarakat. Meski menghadapi berbagai tantangan, seperti akses jalan yang rusak, minimnya fasilitas kesehatan, dan sulitnya sinyal komunikasi, Nur Fitri tetap bertahan dan melayani dengan sepenuh hati.

“Sejak ada Bidan Nur Fitri Asih, kami merasa sangat terbantu. Ia sudah menyatu dengan masyarakat dan selalu siap melayani meskipun lokasi kami terpencil,” ujar salah seorang warga.

Warga lainnya menambahkan, “Lokasi dusun kami jauh dari desa induk, dan akses jalan buruk. Sangat jarang ada tenaga medis yang mampu bertahan hingga delapan tahun seperti Ibu Fitri. Kami berharap pemerintah Kabupaten Merangin memberikan apresiasi atas dedikasinya.”

Saat ditemui di Posyandu yang juga menjadi tempat tinggalnya bersama keluarga, Nur Fitri mengungkapkan suka duka selama delapan tahun mengabdi di Dusun 5.

“Saya mulai bertugas di sini sejak 2017. Banyak suka dan duka yang saya alami, tetapi saya anggap semua itu bagian dari pengabdian saya untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkap Nur Fitri dengan mata berkaca-kaca.

Ia menceritakan salah satu tantangan terbesar adalah akses transportasi. “Untuk ke kecamatan atau desa induk, kami harus melewati beberapa kecamatan lain terlebih dahulu. Ini belum termasuk kendala lainnya yang sering kami hadapi sehari-hari,” tambahnya.

Warga Dusun 5 berharap pemerintah setempat memberikan penghargaan atas dedikasi Nur Fitri. Sebagai masyarakat, mereka merasa belum mampu memberikan apresiasi yang layak atas pengabdiannya.

“Sudah seharusnya pemerintah memberikan penghargaan kepada Bidan Fitri. Dedikasinya selama delapan tahun sangat berarti bagi kami,” kata seorang warga.

Nur Fitri Asih adalah contoh nyata dedikasi tenaga kesehatan yang mengutamakan pengabdian di tengah keterbatasan. Kisahnya menginspirasi banyak pihak untuk lebih peduli terhadap pelayanan kesehatan di daerah terpencil. Di tengah segala tantangan, ia tetap melayani dengan sepenuh hati demi kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Moh Basor

Nur Fitri Asih, bidan Desa Bukit Beringin E2, melayani pemeriksaan kesehatan balita di Posyandu Dusun 5, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Kamis (21/12/2024). Dedikasinya selama delapan tahun di pelosok desa menjadi inspirasi bagi banyak pihak.