PRINGSEWU, Berita Merdeka Online Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, secara resmi membuka Festival Merdeka 2026 yang menghadirkan bazar kuliner dan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Komplek Rest Area KM 37 Jalan Lintas Barat Sumatera, Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Senin malam, 24 Agustus 2026.

Festival yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung selama tujuh hari, mulai 24 hingga 30 Agustus 2026. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Pringsewu.

Pembukaan Festival Merdeka 2026 turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila mengatakan Festival Merdeka menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan potensi lokal. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan misi kedua visi Pringsewu Makmur, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis keunggulan daerah melalui program unggulan Pringsewu Produktif.

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila membuka Festival Merdeka 2026 dan bazar UMKM di Rest Area KM 37, Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

 

Umi Laila mengatakan keberadaan Festival Merdeka 2026 diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk unggulan daerah kepada masyarakat.

Menurutnya, sebuah festival tidak hanya menjadi kegiatan hiburan dan perayaan, tetapi juga dapat menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, masyarakat, komunitas kreatif, dan berbagai pihak yang memiliki potensi untuk mendukung kemajuan ekonomi lokal.

“Melalui Festival Merdeka ini, kita membuka ruang seluas-luasnya bagi produk lokal untuk unjuk gigi, memperluas pasar, dan naik kelas,” ujar Umi Laila.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bertemunya berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Pringsewu. Tidak hanya pelaku UMKM, Festival Merdeka juga diharapkan melibatkan pelaku seni dan budaya, pelajar, kreator konten, influencer, media, serta berbagai elemen masyarakat.

Kolaborasi antarelemen tersebut dinilai penting dalam memperluas promosi produk dan potensi daerah. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, promosi produk lokal juga dapat dilakukan melalui berbagai platform digital agar menjangkau pasar yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Pringsewu berharap Festival Merdeka 2026 dapat menjadi salah satu stimulus untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Pemilihan kawasan Rest Area KM 37 sebagai lokasi kegiatan juga diharapkan dapat memperkuat fungsi kawasan tersebut sebagai ruang promosi dan etalase produk-produk unggulan daerah.

Menurut Umi Laila, potensi produk lokal perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat luas. Kehadiran pelaku UMKM dalam kegiatan seperti Festival Merdeka dapat menjadi kesempatan untuk membangun jaringan, mengenalkan produk, serta memperluas peluang pasar.

Selain penguatan promosi secara langsung, pemerintah juga mendorong percepatan digitalisasi UMKM. Pemanfaatan teknologi dan ekosistem digital diharapkan dapat membantu pelaku usaha menyesuaikan diri dengan perubahan pola perdagangan dan pemasaran.

Digitalisasi dinilai dapat membuka peluang baru bagi UMKM dalam memperluas jangkauan konsumen, meningkatkan promosi, dan memperkenalkan identitas produk daerah kepada pasar yang lebih luas.

“Pemkab Pringsewu berharap ajang ini dapat menjadi wadah tempat bertemunya berbagai potensi yang ada, baik pelaku UMKM, seni budaya, content creator, influencer, media, pelajar, dan elemen masyarakat lainnya,” katanya.

Festival Merdeka 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Pringsewu. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.

Dengan melibatkan UMKM, komunitas kreatif, seni budaya, media, dan generasi muda, festival ini diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pringsewu berharap Festival Merdeka 2026 dapat berlangsung lancar selama pelaksanaannya hingga 30 Agustus 2026 dan menjadi momentum untuk memperkuat promosi produk lokal serta mendorong UMKM Pringsewu agar semakin berkembang dan berdaya saing. (Feri)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.