KABUPATEN SEMARANG Berita Merdeka Online — Pembangunan infrastruktur melalui program TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tidak hanya menghadirkan jalan baru dan fasilitas masyarakat. Prajurit TNI bersama warga juga memberikan perhatian terhadap warisan sejarah lokal dengan mempercantik Watu Lumpang di Dusun Gompyong.

Pada Rabu (12/8/2026), sejumlah prajurit TNI dan warga terlihat bergotong royong mengecat bagian permukaan batu bersejarah tersebut. Pengecatan dilakukan secara hati-hati agar tidak mengubah bentuk maupun karakter asli Watu Lumpang yang selama ini dikenal sebagai salah satu peninggalan leluhur masyarakat setempat.

Dengan sentuhan cat baru, Watu Lumpang kini terlihat lebih bersih, terang dan mudah dikenali. Keberadaannya semakin menonjol di tengah lingkungan yang juga telah mengalami penataan melalui pembangunan jalan dalam rangkaian TMMD ke-129.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan tidak selalu berarti menghadirkan sesuatu yang baru. Di saat fasilitas publik diperbaiki, peninggalan sejarah dan identitas lokal juga perlu dirawat agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Kami sangat senang dan berterima kasih. Watu Lumpang ini sudah ada sejak dulu, dan kini tampil lebih bersih, terang, dan terhormat. Pembangunan yang dilakukan tidak menghapus jejak nenek moyang kami, justru semakin memuliakannya,” ujar seorang warga yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Bagi masyarakat Dusun Gompyong, Watu Lumpang bukan sekadar batu. Keberadaannya menjadi bagian dari sejarah dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Prajurit TNI dan warga pun bekerja bersama dengan penuh kehati-hatian. Semangat gotong royong terlihat selama proses pengecatan hingga penataan lingkungan di sekitar lokasi.

Kini, Watu Lumpang berdiri lebih menonjol di sisi jalan yang telah dibangun dan ditata. Pemandangan tersebut memperlihatkan bagaimana pembangunan fisik dapat berjalan berdampingan dengan upaya menjaga warisan budaya.


Kehadiran Watu Lumpang yang semakin terawat diharapkan menjadi pengingat bagi generasi muda tentang pentingnya mengenal dan menjaga sejarah desa.
Di balik pembangunan jalan dan berbagai sasaran fisik TMMD, terselip pesan penting: kemajuan tidak harus menghapus masa lalu. Justru, pembangunan akan semakin bermakna ketika mampu menjaga identitas dan warisan masyarakat.
(Ikhsab)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.