Kabupaten Semarang, Berira Merdeka Online — Waktu pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga semakin mendekati penghujung. Namun, semangat personel Satgas justru semakin dipacu untuk memastikan setiap sasaran fisik rampung dengan hasil terbaik.
Salah satunya terlihat pada pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sri Wudyatun, warga RT 17/RW 06, Dusun Gombyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Selasa (11/8/2026), personel Satgas TMMD masih terlihat bergotong royong melakukan sejumlah pekerjaan tahap akhir di rumah tersebut. Pengecatan dinding, pemasangan genting, hingga pembersihan pekarangan dikerjakan secara bertahap untuk memastikan hunian tersebut benar-benar siap ditempati.

Pengecatan menjadi salah satu pekerjaan finishing yang memberikan perubahan cukup mencolok pada tampilan rumah. Dinding yang sebelumnya terlihat kusam kini mulai tampak lebih bersih dan rapi.
Di bagian atap, personel Satgas juga memastikan pemasangan genting dilakukan dengan baik. Perbaikan tersebut penting untuk memberikan perlindungan yang layak bagi penghuni rumah dari panas maupun hujan.
Namun, pembenahan tidak berhenti pada bangunan utama.

Pekarangan rumah turut menjadi perhatian. Rumput liar, sisa material, serta berbagai benda yang masih berserakan dibersihkan dan ditata. Langkah sederhana tersebut membuat lingkungan sekitar rumah terlihat lebih tertib, bersih, dan asri.

Pekerjaan tahap akhir ini menjadi bagian penting sebelum sasaran RTLH dinyatakan selesai. Satgas tidak ingin sekadar mengejar penyelesaian bangunan, tetapi memastikan hasil pembangunan benar-benar memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat.
Semangat personel Satgas pun terlihat dalam setiap pekerjaan. Meski waktu pelaksanaan TMMD semakin terbatas, gotong royong tetap menjadi kekuatan utama untuk menyelesaikan sasaran yang masih membutuhkan pembenahan.

Bagi Sri Wudyatun, perubahan rumah tersebut memiliki arti lebih dari sekadar perbaikan fisik. Rumah yang lebih layak menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan kondisi hunian yang lebih aman dan nyaman.
Program RTLH dalam rangkaian TMMD menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pembangunan tidak hanya memperbaiki bagian rumah yang rusak, tetapi juga menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan tertata.
Di penghujung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129, personel Satgas Kodim 0714/Salatiga terus memastikan setiap detail pekerjaan tidak terlewatkan.
Dinding dicat, genting dipasang, pekarangan dibersihkan. Semua dilakukan dengan satu tujuan: memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Desa Cukil.

Rumah Sri Wudyatun yang sebelumnya membutuhkan banyak pembenahan kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih kokoh, bersih, rapi, sehat, dan nyaman.

TMMD mungkin akan berakhir, tetapi harapan yang tumbuh dari rumah-rumah yang dibangun dan diperbaiki di Desa Cukil diharapkan terus tinggal bersama masyarakat.
(Ikhsan).


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.