Kabupaten Semarang, Berita Merdeka Online — Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Paidi di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus dikebut. Menjelang rampungnya pekerjaan, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga tidak hanya memperhatikan kondisi bangunan utama, tetapi juga memastikan lingkungan rumah tertata dengan baik.

Selasa (11/8/2026), halaman belakang rumah Paidi menjadi salah satu bagian yang dibenahi. Personel Satgas bersama warga bergotong royong membersihkan material sisa pembangunan, rumput liar, serta berbagai kotoran yang masih memenuhi halaman.

Dengan alat sederhana, mereka menyapu, mengumpulkan, dan mengangkut material yang tidak lagi diperlukan. Pekerjaan dilakukan secara bersama-sama, sehingga proses penataan lingkungan berlangsung lebih cepat sekaligus mempererat kebersamaan antara prajurit dan masyarakat.

Sekilas, membersihkan halaman mungkin terlihat sebagai pekerjaan kecil. Namun bagi keluarga Paidi, perubahan tersebut memiliki arti besar.
Halaman yang bersih dan tertata memberikan ruang yang lebih nyaman untuk beraktivitas. Penataan tersebut sekaligus melengkapi perubahan rumah yang secara bertahap semakin terlihat setelah mendapatkan rehabilitasi melalui program TMMD.

Rumah yang layak tidak hanya berbicara mengenai dinding yang kokoh, atap yang aman, maupun lantai yang nyaman. Lingkungan sekitar rumah juga menjadi bagian penting untuk menciptakan hunian yang sehat dan menyenangkan.

Karena itu, Satgas bersama warga berupaya memastikan proses rehabilitasi tidak berhenti pada bangunan utama. Area di sekeliling rumah pun ikut diperhatikan.
Di balik debu yang beterbangan, sapuan demi sapuan, serta material yang dipindahkan, terdapat semangat pengabdian dan gotong royong.

Warga Desa Cukil turut mengambil bagian dalam proses tersebut. Mereka membantu personel Satgas menyelesaikan pekerjaan sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap tetangga yang menjadi penerima manfaat program RTLH.

Kebersamaan seperti ini menjadi salah satu kekuatan utama pelaksanaan TMMD Reguler ke-129. Pembangunan tidak hanya dikerjakan oleh TNI, tetapi melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dari proses perubahan desa.
Sedikit demi sedikit, rumah Paidi dan lingkungan sekitarnya mulai berubah.

Dari tempat tinggal yang membutuhkan pembenahan, kini diarahkan menjadi hunian yang lebih layak, bersih, sehat, dan nyaman bagi keluarga.
Program RTLH pun menunjukkan bahwa pembangunan memiliki makna yang lebih luas. Bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.

Sebab, rumah bukan hanya tempat untuk berteduh. Di sanalah keluarga beristirahat, berkumpul, membesarkan anak, dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Membangun rumah berarti membangun ruang kehidupan—tempat sebuah keluarga dapat tumbuh dengan rasa aman, nyaman, dan bahagia.
(Ikhsan).


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.