Sarolangun, Beritamerdekaonline.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan kemandirian desa, Babinsa Desa Pasar Singkut, Serka Sutaryo, menghadiri Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang membahas strategi ketahanan pangan berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pasar Singkut, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, pada Sabtu (15/03/2025) ini menjadi momen penting dalam menentukan kebijakan pangan desa.
Optimalisasi Dana Desa untuk Pangan Berkelanjutan
Musyawarah ini bertujuan memastikan Dana Desa dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan. Kepala Desa Pasar Singkut menegaskan bahwa penguatan kapasitas pengelola BUMDes menjadi faktor utama dalam menciptakan program pangan yang efektif dan berkesinambungan.
“Kami ingin memastikan program ini tidak hanya berjalan dalam jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kepala Desa Pasar Singkut.
Sinergi TNI dalam Mewujudkan Kemandirian Pangan
Dalam kesempatan ini, Serka Sutaryo menegaskan dukungan TNI dalam membantu desa mencapai kemandirian pangan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat untuk menjamin ketersediaan pangan yang berkualitas dan terjangkau.
“TNI siap mendukung penuh upaya desa dalam memperkuat ketahanan pangan agar dapat berkontribusi terhadap swasembada pangan nasional,” ujar Serka Sutaryo.
Kolaborasi Multipihak untuk Kemajuan Desa
Musyawarah ini turut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Pasar Singkut, Bripka Olden Sitorus, serta penyuluh pertanian, peternakan, dan perikanan. Selain itu, Ketua BPD Desa Pasar Singkut, para Kepala Dusun, dan Pendamping Desa juga memberikan masukan strategis dalam pengelolaan program pangan desa.
Dengan pertemuan ini, Desa Pasar Singkut menargetkan menjadi contoh dalam pengelolaan ketahanan pangan berbasis BUMDes yang mandiri dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan pangan di tingkat desa untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Penulus : Moh Basori





Tinggalkan Balasan