BANJARNEGARA, Berita Merdeka Online Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebagai bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan di tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Sosial Kabupaten Banjarnegara pada Selasa, 29 April 2025.

Program ini tidak hanya memberikan bantuan permodalan kepada kelompok-kelompok KUBE, tetapi juga mencakup pelatihan manajerial, pendampingan usaha, serta pembekalan teknis dan strategi pemasaran.

Pendekatan ini bertujuan membekali anggota KUBE agar mampu menjalankan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Anggaran BPKAD Provinsi Jawa Tengah, Dwianto Priyonugroho, M.Prof.Ac, menekankan bahwa pengentasan kemiskinan merupakan prioritas utama di Jawa Tengah.

Hal ini sejalan dengan visi Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K, yang tertuang dalam semangat “Ngopeni Ngelakoni Jateng”.

Visi tersebut diterjemahkan ke dalam 11 Program Prioritas, 22 Program Intervensi, 61 Program Aksi, dan 42 Program Taktis.

Seluruh kebijakan ini mengarah pada penguatan posisi Jawa Tengah sebagai Lumbung Pangan Nasional pada tahun 2026.

Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas bagi Kelompok Usaha Bersama

Dwianto juga menyampaikan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan.

Keterlibatan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat dampak program dan menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan secara lebih efektif.

Pelaksanaan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan kapasitas peserta, agar mereka tidak hanya memahami cara mengelola usaha secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman menyeluruh terhadap kebijakan dan dukungan pemerintah.

Kolaborasi antara pembuat kebijakan, pelaksana program, dan penerima manfaat menjadi faktor penentu keberhasilan upaya pengurangan kemiskinan di Jawa Tengah. (lim)