H.Z Suhardi Bangun Sekolah dan Masjid di Larian, Warga Apresiasi
Pasangkayu, Beritamerdekaonline.com – H.Z Suhardi, Komisaris Utama CV Maju Bersama, menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan di Desa Larian, Kecamatan Larian, Sulawesi Barat. Salah satu kontribusinya adalah membangun Sekolah Dasar di Dusun Kalindung, yang menjadi harapan baru bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Perusahaan tambang pasir yang dikelolanya memiliki lahan seluas 25 hektar di daerah itu. Warga merasa terbantu karena sebelumnya anak-anak mereka harus menempuh jarak jauh untuk bersekolah. Sebelumnya, pernah ada sekolah yang dibangun pemerintah, tetapi rusak akibat bencana alam dan akhirnya hilang. Kini, berkat kepedulian H.Z Suhardi, sekolah baru pun berdiri di atas tanah yang dihibahkannya.
Seorang ibu yang anaknya akan bersekolah di tempat itu mengungkapkan rasa syukurnya. “Dulu anak-anak harus berjalan jauh untuk sekolah. Sekarang, berkat Pak Suhardi, mereka bisa belajar lebih dekat dari rumah,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, H.Z Suhardi menjelaskan bahwa pembangunan sekolah ini lahir dari keprihatinannya melihat anak-anak yang kesulitan mengakses pendidikan. “Saya tergerak membangun sekolah ini karena kasihan melihat anak-anak yang harus berjalan jauh. Kebetulan saya memiliki tanah dan dana, jadi saya putuskan untuk membantu,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai anggaran yang dikeluarkan, ia enggan menyebutkan angka pasti, namun mengisyaratkan bahwa nilainya hampir mencapai Rp200 juta. Selain membangun sekolah, H.Z Suhardi juga telah merampungkan pembangunan masjid di Desa Larian.
Warga pun memberikan apresiasi atas bantuan ini. “Alhamdulillah, masjid ini akhirnya bisa digunakan untuk beribadah secara berjamaah. Banyak warga dan tokoh masyarakat juga ikut berkontribusi dalam penyelesaiannya,” ungkap salah satu tokoh desa.
Tak berhenti di situ, H.Z Suhardi menambahkan bahwa pada 2025, jika tidak ada kendala, ia berencana membangun pesantren di wilayah Larian. “Insya Allah, setelah pelantikan Gubernur Sulawesi Barat, kami akan meletakkan batu pertama pembangunan pesantren di sini,” tegasnya.
Sebagai pengusaha, ia berharap kehadiran perusahaannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar tambang. “Kami ingin keberadaan perusahaan ini dirasakan langsung oleh warga, bukan hanya dalam sektor ekonomi, tetapi juga dalam pemenuhan kebutuhan dasar mereka,” pungkasnya. (Zul)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan