Muara Teweh, Beritamerdekaonline.com — Kabupaten Barito Utara dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025. Penunjukan tersebut disambut antusias oleh berbagai pihak di daerah, termasuk Anggota DPRD Barito Utara dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Wardatun Nur Jamilah, di Muara Teweh, Selasa (18/11/2025).

Wardatun menegaskan bahwa ajang keagamaan bergengsi ini tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi daerah kepada para tamu dari luar daerah.

“Mari kita bersama mendukung kegiatan ini, karena melalui MTQ, daerah-daerah lain bisa lebih mengenal Barito Utara,” ujar Wardatun.

Ia menambahkan, MTQ XXXIII yang akan dihadiri kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah tersebut berpotensi menggerakkan perekonomian lokal secara signifikan. Mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM diperkirakan akan merasakan dampak positif dari penyelenggaraan kegiatan ini.

“Acara ini secara langsung menghidupkan ekonomi masyarakat. Perhotelan, rumah makan, hingga pelaku jasa wisata akan ikut merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Tak hanya dari sisi ekonomi, Wardatun memandang pelaksanaan MTQ dapat memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata religi dan budaya. Untuk itu, ia mendorong pemerintah daerah agar menampilkan Barito Utara sebagai wilayah yang ramah, menarik, dan layak menjadi tujuan investasi.

“Ini momentum mempromosikan Barito Utara kepada banyak tamu. Jika dimanfaatkan maksimal, kita bisa tunjukkan bahwa daerah ini berpotensi sebagai destinasi wisata dan investasi,” tegasnya.

Sebagai tuan rumah, kesiapan menyeluruh perlu diutamakan sejak dini, baik terkait fasilitas venue lomba, penataan kota, hingga pelayanan kepada tamu kafilah. Wardatun meminta seluruh perangkat daerah bergerak solid dan profesional menyambut penyelenggaraan MTQ.

“Kesiapan ini penting untuk membangun citra Barito Utara yang mampu dan berdaya saing di mata para peserta maupun pengunjung dari luar,” katanya.

Selain fokus penyelenggaraan, Wardatun menyoroti pentingnya perhatian kepada qari dan qariah putra daerah yang berprestasi di MTQ. Ia berharap para juara dapat diberikan pembinaan lanjutan, termasuk beasiswa atau pendidikan khusus di lembaga Islam yang berkualitas.

“Bakat mereka adalah aset daerah. Jika diarahkan dengan baik, mereka bisa menjadi teladan bagi generasi muda serta penggerak syiar Islam di Barito Utara,” ungkapnya.

Wardatun mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung dan berpartisipasi aktif menyukseskan MTQ XXXIII 2025, sehingga selain memperkuat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga berdampak nyata bagi kemajuan daerah. (Carli)