Kepahiang, BeritaMerdekaOnline.com — Menjelang penghujung tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Kepahiang terus berpacu dengan waktu. Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 70 miliar yang ditetapkan tahun ini, hingga Oktober baru mencapai sekitar Rp 45 miliar atau 64 persen dari total target.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepahiang, Jono Antoni, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Bidang Pendapatan, Amarrulah Mutaqin, S.E., M.A.P., menyampaikan bahwa pihaknya tetap optimistis mampu menembus target PAD sebelum tahun anggaran berakhir.
“Saat ini capaian PAD kita baru sekitar 64 persen. Namun tim Satgas Pendapatan Daerah terus bekerja keras untuk memaksimalkan potensi pajak hingga akhir Desember 2025,” ujar Amarrulah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/10/2025).

BKD Kepahiang, lanjutnya, terus melakukan langkah strategis untuk memperkuat sumber pendapatan. Di antaranya melalui optimalisasi pajak hotel, pajak sarang burung walet, serta pajak galian C yang masih di bawah target.
“Untuk pajak walet dan galian C, realisasinya belum mencapai 50 persen. Sedangkan pajak perhotelan mulai menunjukkan progres positif,” tambahnya.
Guna mempercepat capaian PAD, BKD Kepahiang juga menggandeng Kejaksaan Negeri Kepahiang dalam upaya penagihan pajak daerah yang sulit tertagih.
Langkah ini ditempuh lewat rapat terbatas bersama Tim Satgas Pendapatan Asli Daerah (PAD) beberapa waktu lalu.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kejari Kepahiang. Ibu Kajari juga berpesan agar segera mengeluarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) untuk wajib pajak yang menunggak,” ungkap Amarrulah.
Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat penegakan aturan pajak serta memberikan efek jera bagi para wajib pajak yang belum memenuhi kewajibannya.
Selain itu, BKD juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha agar lebih patuh terhadap pajak daerah.
Menurut Amarrulah, dukungan lintas sektor menjadi kunci untuk mencapai target PAD. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan efisiensi dalam setiap proses penagihan pajak.
“Kami ingin setiap rupiah yang masuk ke kas daerah benar-benar mencerminkan kinerja yang bersih dan profesional,” tegasnya.
Menjelang akhir tahun, BKD Kepahiang berkomitmen memperkuat pengawasan serta meningkatkan koordinasi dengan OPD terkait agar seluruh potensi pendapatan dapat dimaksimalkan. Dengan dua bulan tersisa, optimisme tetap dijaga agar target PAD 2025 sebesar Rp 70 miliar bisa tercapai sesuai harapan.Meta Deskripsi (Adv)
Editor: Redaksi




Tinggalkan Balasan