PESAWARAN, Berita Merdeka Online — Ratusan perwakilan dari 35 organisasi yang terdiri atas lembaga pers, organisasi masyarakat, organisasi pemuda, organisasi keagamaan hingga tokoh adat menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam forum bersama yang digelar di Aula Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Selasa (15/9/2026). Dukungan diberikan sebagai bentuk komitmen untuk mengawal keberlanjutan program pembangunan di Kabupaten Pesawaran.
Ketua Umum Majelis Punyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran, Farifki Zulkarnyaen Arif gelar Suntan Junjungan Marga, mengatakan dukungan tersebut merupakan komitmen bersama berbagai elemen masyarakat untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah.
Menurut Farifki, perjalanan lebih dari satu tahun kepemimpinan Bupati Nanda Indira Bastian menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mengawal program prioritas pemerintah daerah.

“Momentum setahun lebih kepemimpinan Bupati Nanda Indira Bastian menjadi penanda bahwa program prioritas pembangunan harus terus dilanjutkan,” kata Farifki.
Ia menyebut terdapat sejumlah poin yang menjadi komitmen bersama. Salah satunya adalah memberikan dukungan terhadap kepemimpinan Bupati Pesawaran serta mendorong pemerintah daerah tetap fokus menjalankan program pembangunan.
Farifki juga mengajak seluruh pihak menjaga suasana daerah agar tetap kondusif di tengah dinamika politik dan berbagai informasi yang berkembang di ruang publik.
Ia meminta Bupati Nanda Indira Bastian tetap fokus menjalankan pemerintahan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Selanjutnya, kami meminta kepada Bupati Nanda untuk tegas dalam memimpin pemerintahan agar tidak ada celah bagi pihak ketiga untuk memecah belah,” tegasnya.
Forum tersebut, lanjut Farifki, juga menyatakan kesiapan untuk mengawal kepemimpinan Bupati Nanda Indira Bastian hingga berakhirnya masa jabatan.
Dukungan terhadap pembangunan juga disertai dorongan agar pemerintah daerah meningkatkan keterbukaan informasi publik.
Penasehat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pesawaran, Anton, mengatakan pembangunan daerah membutuhkan komunikasi publik yang terbuka dan dukungan media massa dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang akurat sehingga masyarakat memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Pemerintah harus menekankan keterbukaan informasi yang berbasis pada data yang akurat, serta mencegah penyebaran informasi hoaks yang menghambat pembangunan,” ujar Anton.
Ia menilai pers memiliki peran penting dalam mengawal jalannya pembangunan melalui pemberitaan yang kredibel, independen dan berorientasi pada kepentingan publik.
Anton berharap pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat membangun komunikasi yang lebih efektif dengan masyarakat serta melibatkan organisasi pers dalam penyebaran informasi pembangunan.
“Kami berharap ke depan Bupati Nanda Indira membangun komunikasi yang efektif kepada publik dengan melibatkan organisasi pers untuk menghalau hoaks dan berita yang berpotensi memecah belah,” katanya.
Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan berbagai elemen masyarakat tersebut.
Nanda mengatakan pemerintah daerah masih memiliki sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan dalam empat tahun ke depan. Karena itu, menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat dan berbagai organisasi menjadi bagian penting dalam menjalankan agenda pembangunan.
“Kami butuh dukungan untuk menyelesaikan program selama empat tahun ke depan, karenanya mari kita bersama membangun untuk Pesawaran yang lebih maju,” kata Nanda.
Ia mengakui pembangunan yang telah berjalan selama lebih dari satu tahun kepemimpinannya masih membutuhkan berbagai evaluasi dan perbaikan.
Nanda mengajak masyarakat menjaga suasana kondusif serta memperkuat kerukunan agar program prioritas pemerintah daerah dapat berjalan secara optimal.
“Mari bangun situasi kondusif, hindari perpecahan dan tingkatkan kerukunan untuk menyukseskan program prioritas selama empat tahun ke depan,” ujarnya.
Selain itu, Nanda mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi, terutama informasi yang beredar melalui media sosial.
Ia mengimbau masyarakat menjadikan media massa yang kredibel sebagai salah satu rujukan informasi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga kerukunan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya ruang publik yang sehat selama proses pembangunan Kabupaten Pesawaran berlangsung. (Syamsul)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan