Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, S.E, M.Ap secara simbolis menyerahkan sertifikat hibah Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintahan Daerah (Pemkab) Bengkulu Utara, berupa tanah guna mendukung pengembangan Komando Rayon Militer (Koramil) di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara (BU).
“Penyerahan ini, disela-sela dalam gelaran upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun 2025 digelar di Lapangan Kantor Camat Hulu Palik,” Rabu (8/10/2025).
“Selain penyerahan sertifikat tanah kepada Kodim 0423, pembukaan turut diisi dengan penyerahan sembako, bibit tanaman, peninjauan produk UMKM, serta bakti sosial sunatan massal. Tentu hal ini menandai awal kerja bersama dalam mewujudkan kemajuan masyarakat BU, TMMD Reguler ke-126 akan berlangsung pada 8 Oktober sampai dengan 6 November 2025.”

Adapun penyerahan berupa sertifikat tanah sebagai Hibah Barang Milik Daerah (BMD) dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, kepada Komando Distrik Militer (Kodim) 0423 Bengkulu Utara, guna mendukung pengembangan Komando Rayon Militer (Koramil) di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.
Upacara yang dipimpin Bupati BU Arie Septia Adinata juga sekaligus bertindak sebagai Inspektur, turut hadir Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.Sos., M.Han., didampingi Kasiops Kasrem 041/Gamas, Kasi Ter Kasrem 041/Gamas, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bengkulu Utara, OPD terkait, Camat Hulu Palik, Camat Kerkap, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Hulu Palik, dan para undangan lainnya.
“Bupati Bengkulu Utara Arie menegaskan dalam kesempatan ini bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, dengan tujuan mempercepat pembangunan serta memperkuat persatuan bangsa.
Dengan semangat TMMD, kita wujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional. Program ini membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan masyarakat dan merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan Rakyat, jelas Bupati menyampaikan.
Terpisah Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.Sos., M.Han. dalam sambutannya menyampaikan bahwa TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. Melalui kegiatan ini, TNI tidak hanya hadir membantu pembangunan fisik, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di pedesaan.
TMMD hadir untuk rakyat. Kami ingin memastikan pembangunan tidak hanya dirasakan di kota, tetapi juga menyentuh pelosok desa. Harapannya, apa yang dibangun melalui TMMD ini dapat bermanfaat jangka panjang dan benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tegas Danrem.
Selama 30 hari ke depan, TMMD akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur fisik serta kegiatan non-fisik berupa penyuluhan perlindungan sosial dan wawasan kebangsaan di Desa Batu Raja, Kecamatan Hulu Palik. Tutupnya. (Adv)




Tinggalkan Balasan