Muara Teweh, Berita Merdeka Online — Politisi perempuan Partai NasDem, Hj. Nety Herawati, SE, menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam mempercepat laju pembangunan di Kabupaten Barito Utara. Dalam penyampaiannya pada Selasa (2/12/2025), ia menekankan bahwa perempuan adalah aset bangsa yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Nety, pemberdayaan perempuan harus menjadi prioritas dalam program penanggulangan kemiskinan di Barito Utara. Ia memaparkan bahwa ketika perempuan diberdayakan dari sisi ekonomi, dampak langsungnya terlihat pada meningkatnya kesejahteraan keluarga.
“Data menunjukkan bahwa ketika perempuan berdaya secara ekonomi, maka kesejahteraan keluarga meningkat signifikan. Karena itu, strategi penanggulangan kemiskinan harus memprioritaskan program yang spesifik memberdayakan perempuan, terutama di sektor UMKM,” ujar Nety Herawati.

Ia menilai potensi perempuan di daerah tersebut sangat besar, dan pemerintah harus membuka akses lebih luas agar perempuan terlibat secara aktif dalam berbagai sektor produktif.
Dalam kesempatan tersebut, Nety juga menyoroti pentingnya integrasi perspektif gender dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPKD). Menurutnya, program-program pemerintah tidak boleh mengabaikan kebutuhan perempuan yang memiliki kontribusi besar di lapangan.
“Program bantuan sosial, pelatihan vokasi, hingga penguatan kelembagaan ekonomi harus memastikan kuota dan akses yang setara bagi perempuan,” tegasnya.
Nety menambahkan bahwa keberpihakan terhadap perempuan bukan hanya isu kesetaraan, tetapi merupakan investasi sosial dan ekonomi jangka panjang bagi daerah.
Nety juga mengapresiasi tingginya partisipasi perempuan dalam berbagai kegiatan sosial dan kerelawanan, salah satunya di Palang Merah Remaja (PMR). Ia menilai kehadiran banyak relawan perempuan menunjukkan kapasitas dan kepemimpinan perempuan dalam membangun masyarakat yang tangguh.
“Lihatlah banyak peserta PMR putri yang aktif. Ini bukti bahwa perempuan bisa menjadi ujung tombak dalam membangun ketangguhan dan semangat gotong royong,” tambahnya.
Menurutnya, karakter perempuan yang telaten, peduli, dan konsisten dalam kegiatan sosial merupakan modal penting yang harus dirangkul dalam proses pembangunan daerah.
Nety menyampaikan harapan agar kepemimpinan Bupati H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan terus mendorong kebijakan inklusif yang melibatkan perempuan. Ia menilai pembangunan berkelanjutan tidak mungkin tercapai tanpa kolaborasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok perempuan.
“Dengan melibatkan perempuan secara maksimal, pembangunan Barito Utara akan lebih maju dan berkeadilan secara berkesinambungan,” pungkasnya. (Carli)




Tinggalkan Balasan