SEMARANG, Berita Merdeka OnlinePengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menyiapkan Apel Kemanusiaan sebagai puncak rangkaian peringatan seabad Nahdlatul Ulama.

Kegiatan tersebut akan digelar di Alun-alun Kabupaten Batang pada Ahad, 1 Februari 2026, dengan melibatkan ribuan relawan dan kader NU dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, Dr KH Ahmad Rofiq, menyampaikan bahwa apel kemanusiaan ini menjadi simbol komitmen NU dalam mengabdikan diri kepada umat dan bangsa setelah satu abad perjalanan organisasi.

“Peringatan seabad NU ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menegaskan kehadiran NU di tengah masyarakat, khususnya dalam aksi-aksi kemanusiaan,” ujar KH Ahmad Rofiq di Semarang, Minggu (25/1/2026).

Ia menjelaskan, apel kemanusiaan akan dipimpin Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin dan dijadwalkan berlangsung pada sore hari.

Setelah apel, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan istighotsah bersama di Pendopo Kabupaten Batang sebagai ikhtiar spiritual menyambut abad kedua NU.

Tema yang diangkat dalam peringatan ini yakni “Mengabdi dengan Hati dan Melayani dengan Aksi”.

Tema tersebut dipilih sebagai pengingat bahwa nilai-nilai ke-NU-an harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama saat masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial dan bencana alam.

Panitia juga menyiapkan sejumlah atraksi dan layanan sosial untuk memeriahkan kegiatan.

Di antaranya parade marching band, demonstrasi pencak silat Pagar Nusa, parade relawan kebencanaan NU Peduli, serta iring-iringan ambulans NU.

Selain itu, masyarakat sekitar lokasi acara dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan konsultasi bantuan hukum.

Selain apel dan istighotsah, PWNU Jateng turut merancang agenda lanjutan berupa Kopdar Kader NU lintas profesi yang direncanakan berlangsung setelah Hari Raya Idulfitri.

Tak ketinggalan, kegiatan Bahtsul Masail juga akan digelar di Kantor PCNU Kabupaten Pekalongan sebagai forum pembahasan persoalan keumatan dan kebangsaan.

Dalam persiapan teknis, panitia melakukan pembatasan jumlah peserta apel.

Hal ini dilakukan mengingat kapasitas Alun-alun Kabupaten Batang yang terbatas, sementara antusiasme peserta dari berbagai cabang NU di Jawa Tengah sangat tinggi.

“Rasionalisasi peserta perlu dilakukan agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah,” ungkapnya.

PWNU Jateng pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang, PCNU Batang, serta seluruh warga Nahdliyin yang turut mendukung dan berpartisipasi dalam menyukseskan peringatan seabad NU tersebut. (arh)

 

Editor: Mualim


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.