Seluma, Berita Merdeka Online — Pemerintah Kabupaten Seluma terus memperkuat komitmen dalam menekan angka stunting. Wakil Bupati Seluma, H. Drs. Gustianto, bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3APPKB) serta Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma melaksanakan audit stunting di Desa Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara, Rabu (14/1/2026).

Audit ini bertujuan menekan angka stunting faktor penyebab stunting pada balita sekaligus mengevaluasi efektivitas program penanganan di tingkat desa. Tim melakukan kunjungan rumah, pemeriksaan lingkungan tempat tinggal balita, serta diskusi bersama tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan pemerintah desa setempat.

Wakil Bupati Seluma menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, stunting bukan sekadar persoalan gizi, tetapi menyangkut kualitas generasi masa depan.

Wakil Bupati Seluma bersama tim kesehatan melakukan audit stunting di rumah balita Desa Talang Rami.
Wabup Seluma H. Drs. Gustianto meninjau langsung kondisi rumah balita saat audit stunting di Desa Talang Rami, Rabu (14/1/2026).

“Stunting ini bukan hanya soal tinggi badan anak, tetapi soal kualitas sumber daya manusia ke depan. Karena itu, penanganannya harus serius, terintegrasi, dan melibatkan semua pihak,” ujar Gustianto di sela kegiatan audit.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani stunting. Selain faktor gizi, sanitasi lingkungan, pola asuh orang tua, hingga akses air bersih juga menjadi perhatian utama dalam audit tersebut.

Dalam kunjungannya, Wakil Bupati juga menyempatkan diri meninjau salah satu rumah warga yang menjadi sasaran audit. Ia memeriksa kondisi lingkungan sekitar rumah, termasuk kebersihan, sanitasi, dan akses air bersih, yang dinilai berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

Kepala Desa Talang Rami menyambut positif kehadiran Wakil Bupati beserta tim audit. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah daerah dalam penanganan stunting.

“Kami sebagai pemerintah desa sangat mendukung kegiatan ini, apalagi menyangkut stunting dan gizi anak. Kami merasa puas dengan apa yang dilakukan Pak Wakil Bupati karena ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Audit stunting ini diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, mulai dari intervensi gizi, perbaikan sanitasi, hingga penguatan edukasi kepada orang tua balita.

Pemerintah Kabupaten Seluma menargetkan penurunan angka stunting secara bertahap melalui program lintas sektor yang berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan program nasional percepatan penurunan stunting demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Dengan adanya audit langsung ke lapangan, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran riil kondisi masyarakat sehingga kebijakan yang diambil tidak hanya berbasis data administratif, tetapi juga realitas sosial di tingkat desa. (Aprianto)